Blog Sofyan

Ahlan Wa Sahlan Wilujeng Sumping Welcome di Blog Muhamad Sofyan Semoga bermanfaat

Khitan atau yang sering kita sebut dengan sunatan



Pengertian Khitan
Hasil gambar untuk khitan

Khitan menurut bahasa artinya “yang dipotong”. Asal katanya : Khotana – yakhtinu – khotnan, artinya “memotong”. Adapun menurut ‘ulama fiqh, sebagaimana disebutkan oleh Imam Nawawi sebagai berikut :

اَلْخِتَانُ هُوَ فِى الذَّكَرِ قَطْعُ جَمِيْعِ اْلجِلْدَةِ الَّتِى تُغَطّى اْلحَشَفَةَ حَتَّى تَنْكَشِفَ جَمِيْعُ اْلحَشَفَةِ، وَ فِى اْلاُنْثَى قَطْعُ اَدْنَى جُزْءٍ مِنَ اْلجِلْدَةِ الَّتِى فِى اَعْلاَ اْلفَرْجِ.

Khitan bagi laki-laki ialah memotong semua kulit yang menutupi kepala dzakar, sehingga terbuka kepala dzakar seluruhnya. Sedangkan bagi wanita ialah memotong sedikit bagian berupa kulit yang berada di atas lubang kemaluan (yang menutup kelenthit). [Diambil dari Syarah Muslim oleh Imam Nawawiy]

       Hukum khitan untuk lelaki:
Menurut jumhur (mayoritas ulama), hukum khitan bagi lelaki adalah wajib. Para pendukung pendapat ini adalah imam Syafi'i, Ahmad, dan sebagian pengikut imam Malik. Imam Hanafi mengatakan khitan wajib tetapi tidak fardlu.

       Khitan untuk perempuan

Puasa Tarwiyah (Puasa 8 dan 9 dzulhijjah)

Mari terlebih dahulu kita menyimak beberapa hadis dan penafsiran para ahli hadits. Dalil hadis sahih secara umum adalah:
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنِ النَّبِىِّ g أَنَّهُ قَالَ: مَا الْعَمَلُ فِى أَيَّامِ الْعَشْرِ أَفْضَلَ مِنَ الْعَمَلِ فِى هَذِهِ قَالُوا وَلاَ الْجِهَادُ قَالَ وَلاَ الْجِهَادُ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ يُخَاطِرُ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ بِشَىْءٍ (رواه البخارى رقم:969)
Rasulullah Saw bersabda: “Tidak ada amal yang lebih utama daripada amal ibadah di 10 hari Dzulhijjah ini. Sahabat bertanya: “Apakah tidak dengan jihad? Rasulullah Saw menjawab: “Tidak juga jihad, kecuali orang yang keluar dengan diri dan hartanya, kemudian tidak kembali membawa apapun” (HR al-Bukhari No 969)
Dari hadis ini al-Hafidz Ibnu Hajar berkata:

Qurban

SUBSTANSI BERQURBAN DALAM ISLAM

Oleh. KH. Ahmad Bisyri Syakur, Lc., MA.

Qurban berarti Kedekatan. Qurban adalah ibadah yang akan mendekatkan seorang manusia muslim kepada Alloh Robbul ’Aalamiin dengan cara menyembelih hewan tertentu, yaitu: Kambing, Sapi/Kerbau dan Unta pada hari dan waktu tertentu.
Dalam Bahasa Hadist berqurban, disebut dengan _(ihroqud-dam),_ yaitu: Menumpahkan darah hewan pada hari Raya 'Idul Adha dan 3 (tiga) hari Tasyriq setelahnya.
Dengan demikian bisa kita fahami, bahwa Nilai ibadahnya terjadi pada saat Penyembelihan dan Penumpahan darah hewan tersebut.
Penyembelihan Qurban memiliki nilai plus dari pada penyembelihan non qurban sebelum Sholat 'Ied atau setelah hari Tasyriq.
Nabi Muhammad SAW mengajarkan dan menegaskan bahwa pekerjaan yang paling disukai oleh Alloh SWT dari hambanya pada hari Raya 'Idul Adha dan 3 (tiga) hari Tasyriq adalah Menyembelih Hewan Qurban.

QURBAN ADALAH KETAATAN MURNI

Tajwid dan kiasannya

Jika mim mati bertemu ba disebut ikhfa syafawi,
 maka jika aku bertemu dirimu, itu disebut cinta sejati...

Sejenak pandangan kita bertemu, lalu tiba2 semua itu seperti Idgham mutamaatsilain..
 melebur jadi satu ....

Cintaku padamu seperti Mad Wajib Muttasil...
Paling panjang di antara yang lainnya...

Setelah kau terima cintaku nanti, hatiku rasanya seperti Qalqalah kubro.. 
terpantul-pantul dengan keras....

Zaman edan

Zaman dimana, Cewe giginya dipagar, Dada diumbar, Paha Berkibar, Giliran digodain bilangnya "Tolong ya Mas, kalau punya Mata dijaga".

Nadzom aqidatul awwam dan terjemahnya


أَبـْـدَأُ بِـاسْمِ اللهِ وَالـرَّحْـمَنِ وَبِـالـرَّحِـيـْمِ دَائِـمِ اْلإِحْـسَانِ
Saya memulai dengan nama Alloh, Dzat yang maha pengasih, dan Maha Penyayang yang senatiasa memberikan kenikmatan tiada putusnya

فَالْـحَـمْـدُ ِللهِ الْـقَدِيْمِ اْلأَوَّلِ اْلآخِـرِ الْـبَـاقِـيْ بِلاَ تَـحَـوُّلِ
Maka segala puji bagi Alloh Yang Maha Dahulu, Yang Maha Awal, Yang Maha Akhir, Yang Maha Tetap tanpa ada perubahan

Sejarah lirik syair kisah rosul (Karya Habib Rizieq Syihab)

Sejarah Sholawat Kisah Sang Rasul yang Dikarang Oleh Habib Rizieq dan Dipopulerkan Habin Syekh
Kisah Rasul adalah Syair Kisah Kehidupan Rasulullah SAW yang digubah oleh pengarangnya pada tahun 1999. Dan mulai dibawakan oleh Duet Laskar Cilik FPI  (Front Pembela Islam) Hadi dan Syaugi melalui Album "Ayo Sholawat" pada tahun 2000.
Lalu, pada tahun 2012 mulai dibawakan kembali oleh Ustadz Kembar Adi dan Alwi melalui Majelis Rutin Petamburan bersama pengarangnya.
Baru pada tahun 2013 dipopulerkan oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaff dari Solo, sehingga dikenal dan dihafal oleh banyak kalangan di seluruh pelosok Nusantara, dari Indonesia hingga Singapura, Malaysia dan Brunei.

Perfil

Foto Saya
Muhamad Sofyan
Lihat profil lengkapku

Members