Blog Sofyan

Ahlan Wa Sahlan Wilujeng Sumping Welcome di Blog Muhamad Sofyan Semoga bermanfaat

Tampilkan postingan dengan label Ilmu Fiqih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Fiqih. Tampilkan semua postingan

Pasal tentang ghashab


Pasal tentang ghashab

Siapa orngnya yang mengghashab  harta orang lain, maka wajib baginya mengembalikannya.wajib mengganti biaya kerusakannya, dan membayar biaya (sewa) yang layak. Dan jika rusak ia harus menjamin (menggati) dengan barang yang sama, jika ia memilikinya, atau mengganti dengan harganya jika tidak ada barang yang sama (yang termahal),dngan harga barang yang ada dari hari menggasabnya sampai hari rusaknya.
Ghasab adalah menggunakan hak orang lain dengan tanpa minta izin kepada pemiliknya. Ghasab itu hukumnya harom, dan juga termasuk dari sebagian dosa besar. Orang yang menggosob wajib mengganti kerugian seharga 80% harga barang baru.
Istilah dalam bab ghasab:
1.         غاصب          orang yang ghasab
2.         مالك             orang yang dighasab
3.         مغصوب        barang yang dighasab
4.         غصب           pekerjaannya (menggunakannya)

Mengapa Witir Dua Rakaat Plus Satu?

Bukankah arti witir itu ganjil? Kalau artinya ganjil, kenapa kita menemukan orang-orang melakukannya tidak ganjil tetapi rakaatnya jadi genap, yaitu dua rakaat? Seharusnya tiga rakaat tetapi kenapa dua rakaat diselesaikan dengan salam dulu, baru diteruskan lagi satu rakaat? Lalu yang dua rakaat itu shalat apa?

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Benar sekali bahwa kata witir (الوِتْر) dalam bahasa Arab berarti ganjil lawan dari genap. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW :
 
إِنَّ اللهَ وِتْرٌ يُحِبُّ الوِتْرَ
Sesungguhnya Allah SWT itu ganjil dan menyukai bilangan ganjil. (HR. Bukhari Muslim)
Dan secara istilah dalam ilmu fiqih, shalat witir itu didefinisikan sebagai :

صَلاَةٌ تُفْعَل مَا بَيْنَ صَلاَةِ الْعِشَاءِ وَطُلُوعِ الْفَجْرِ تُخْتَمُ بِهَا صَلاَةُ اللَّيْل
Shalat yang dikerjakan di antara shalat Isya’ dan terbitnya fajar dan menjadi penutup dari rangkaian shalat malam.
Disebut dengan shalat witir karena dikerjakan dengan jumlah rakaat yang ganjil, baik satu rakaat, atau tiga rakaat atau lima rakaat hingga sebelas rakaat.

Teknis Pengerjaan Shalat Witir
Meskipun namanya witir alias ganjil, namun para ulama memang memiliki beberapa pendapat yang berbeda tentang tata cara pengerjaannya. Khusus untuk shalat witir tiga rakaat, setidaknya ada tiga cara yang berbeda.

Kitab yang menerangkan tentang bersuci | كتاب الطهارة



كتاب الطهارة
Kitab yang menerangkan tentang bersuci
Air yang boleh dipakai bersuci ada tujuh macam air[1] : air hujan[2], air laut[3], air sungai, air sumur[4], air mata air, air es, air embun. Kemudian macam macam air itu dibagi menjadi 4 bagian: 1. Suci dan mensucikan dan tidak makruh pemakaiannya air ini disebut air muthlaq  2. Air suci dan mensucikan (tapi) makruh dipakai, yaitu air yang sudah terkena panas matahari[5]  3. Air suci tapi tidak mensucikan, yaitu air musta’mal[6] dan air yang telah berubah (warna, bau atau rasanya) karena barang suci yang mencampurinya  4. Air najis[7] atau mutanajis, yaitu air yang kurang dari dua qullah/lebih tetapi berubah[8] karena najis. Dua qullah[9] adalah kira-kira 500 kati ukuran Baghdad menurut qoul yang paling shohih.

Perfil

muhamad sofyan
Lihat profil lengkapku

Members